Secara umum, kebutuhan kalori orang Indonesia adalah 1.700—2.000 kalori per hari. Dalam hari-hari biasa, kebutuhan tersebut bisa dipenuhi pada berbagai waktu. Sementara, saat Anda puasa pemenuhan kalori bisa dilakukan dengan menyusun pembagian porsi makan, yaitu:
40 % saat sahur
Pastikan menu sahur Anda mengandung karbohidrat dan protein sesuai dengan pedoman gizi seimbang “Isi Piringku” menurut Kemeskes RI. Tambahkan sayur dan buah, serta makanan kecil sebelum imsak. Minum air sebanyak 2-3 gelas dengan suhu yang sesuai dengan suhu tubuh orang dewasa normal 37 derajat celcius. Hindari minuman manis, karena akan memicu cepat timbulnya rasa lapar. Hindari juga minum terlalu banyak pada saat sahur karena akan meningkatkan frekuensi BAK- 50 % saat berbuka puasa
Pada saat berbuka, 15% kebutuhan nutrisi bisa anda penuhi dengan mengonsumsi makanan dan minuman manis berkarbohidrat ringan, misalnya kolak, kurma, es kacang merah, teh manis hangat, atau bubur kacang hijau. Setelah shalat Maghrib, sekitar 30 menit setelah buka, Anda bisa memenuhi 30—35 % kebutuhan energi harian. Hal tersebut bisa didapatkan dengan memakan menu utama yang bernutrisi lengkap dan berkarbohidrat kompleks sesuai dengan panduan gizi seimbang “Isi Piringku” Kemenkes RI, misalnya nasi dengan sayur dan lauk pauknya dalam porsi secukupnya. Selain itu, konsumsi juga buah dan minum air putih 3-4 gelas untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. - 10 % saat selesai shalat Tarawih
Setelah Anda salat Tarawih, kebutuhan energi harian sebanyak 10—15 % bisa Anda penuhi. Jumlah tersebut bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi camilan sehat, seperti kacang-kacangan, buah-buahan, yoghurt, atau susu hangat. Setelah itu, sebaiknya Anda tidak langsung tidur sebab bisa mengganggu pencernaan dan memicu terjadinya perut buncit.

