Sebenarnya istirahat / rest merupakan salah satu bagian dari 4 tahapan rehabilitasi fisik yang efektif, adapun 4 tahapan tersebut:
- Rest and Protect the Injury
Tahap pertama adalah pemulihan yaitu meminimalkan kerusakan lebih lanjut dan membiarkan tubuh memulai proses penyembuhan. Tahapan ini merupakan yang terpenting dari proses rehab dan tergantung pada tingkat keparahan cedera. Fase ini mencakup istirahat yang cukup, menggunakan kompres es, menggunakan gips pelindung atau menggunakan obat analgesik dan/atau antiperadangan. - Recover your Motion
Langkah selanjutnya adalah mulai memulihkan gerakan dan mobilitas. Dengan melatih mobilitas sendi, serta jaringan lunak dapat membantu memulihkan rentang gerak.Latihan fleksibilitas juga dapat membantu mencegah efek jangka panjang dari penurunan rentang gerak/fungsi. - Recover your Strength
Tahap rehabilitasi fisik selanjutnya adalah dengan memulihkan kekuatan. Meminimalkan kehilangan otot dan defisit kekuatan adalah tujuan rehabilitasi dalam tahapan ini. Latihan seperti bersepeda statis, latihan di kolam renang, atau olahraga ringan dengan beban mungkin disarankan. Sehingga, kunci untuk memaksimalkan tahapan ini adalah dengan mempertahankan bentuk dan teknik yang baik, serta memperkuat kelompok otot lokal, regional, dan sentral. - Recover your Function
Langkah terakhir dalam rehabilitasi adalah memulihkan fungsi khusus olahraga dan kembali bermain. Fase rehabilitasi cedera ini mencakup pemulihan koordinasi dan keseimbangan, peningkatan kecepatan, kelincahan, dan keterampilan khusus olahraga yang berkembang dari yang sederhana hingga yang kompleks.
- https://www.painscience.com/articles/art-of-rest.php
- Johnston, C. A., Taunton, J. E., Lloyd-Smith, D. R., & McKenzie, D. C. (2003). Preventing running injuries. Practical approach for family doctors. Canadian Family Physician Medecin De Famille Canadien, 49, 1101–1109. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2214294/

