Beberapa orang menganggap bahwa menghentikan aktivitas sepenuhnya dan beristirahat sebanyak mungkin merupakan hal yang lumrah saat mengalami nyeri sendi. Sayangnya, hal ini tidak tepat karena dapat menyebabkan hilangnya fungsi tubuh yang lebih parah. Namun, mengabaikan sinyal rasa sakit dan tetap berolahraga juga bukan hal yang tepat karena dapat meningkatkan risiko cedera.
Merasakan sedikit nyeri saat berolahraga adalah hal yang wajar. Rasa ini mungkin dialami jika Anda tidak/jarang menggunakan otot dan sendi ini secara teratur. Nyeri akan berkurang seiring dengan kebiasaan berolahraga. Nyeri sendi tidak boleh melebihi batas yang dapat Anda terima (lihat Gambar di bawah). Nyeri sendi akan berkurang 24 jam setelah olahraga ke tingkat yang sama seperti sebelum berolahraga. Batasan rasa sakit ini akan berbeda untuk setiap orang dan dapat berubah seiring waktu. Turunkan intensitas olahraga Anda jika rasa sakit sendi melebihi batas yang dapat Anda terima atau berlanjut selama lebih dari 24 jam.
Skala Nyeri

Yuk kita simak artikel Emi-Ducation lainnya!
- Chen D, Shen J, Zhao W, et al. Osteoarthritis: toward a comprehensive understanding of pathological mechanism. Bone Res. 2017; 5: 16044. DOI: 10.1038/boneres.2016.44
- Haq I, Murphy E, Dacre J. Osteoarthritis. Postgraduate Medical Journal.2003;79:377-383.
- Kan HS, Chan PK, Chiu KY, et al. Non-surgical treatment of knee osteoarthritis. Hong Kong Med J 2019 Apr;25(2):127–33. DOI: https://doi.org/10.12809/hkmj187600
- Jönsson T, Eek F, Dell'Isola A, et al. The better management of patients with osteoarthritis program: outcomes after evidence-based education and exercise delivered nationwide in Sweden. PLoS One. 2019 Sep 19;14(9):e0222657. DOI: 10.1371/journal.pone.0222657.

