Gejala yang dialami penderita OA :
- Nyeri saat menggerakkan atau pembebanan sendi. Nyeri dapat terjadi saat istirahat atau malam hari.
- Kekakuan sendi di pagi hari saat memulai hari.
- Ruang gerak sendi berkurang/terbatas.
- Sendi terasa hangat.
- Bengkak.
- Kekakuan otot.
- Kesulitan bergerak untuk melakukan sesuatu, seperti jongkok, memakai kaus kaki, atau meraih benda.
Pemeriksaan Osteoarthritis :
Pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk membantu diagnosis gejala osteoarthritis adalah X-RAY dapat menunjukkan ruang sendi yang lebih menyempit, osteofit (pertumbuhan tulang ekstra) dan sklerosis (pengerasan) tulang di bawah tulang rawan.

Bagian kiri gambar menunjukkan hasil X-RAY dari lutut yang normal, celah antara tulang mengindikasikan tulang rawan yang sehat. Bagian kanan gambar menunjukkan lutut yang mengalami Arthritis dan menunjukkan tidak adanya celah antara tulang.
Yuk kita simak artikel Emi-Ducation lainnya!
- Chen D, Shen J, Zhao W, et al. Osteoarthritis: toward a comprehensive understanding of pathological mechanism. Bone Res. 2017; 5: 16044. DOI: 10.1038/boneres.2016.44
- Haq I, Murphy E, Dacre J. Osteoarthritis. Postgraduate Medical Journal.2003;79:377-383.
- Kan HS, Chan PK, Chiu KY, et al. Non-surgical treatment of knee osteoarthritis. Hong Kong Med J 2019 Apr;25(2):127–33. DOI: https://doi.org/10.12809/hkmj187600
- Jönsson T, Eek F, Dell'Isola A, et al. The better management of patients with osteoarthritis program: outcomes after evidence-based education and exercise delivered nationwide in Sweden. PLoS One. 2019 Sep 19;14(9):e0222657. DOI: 10.1371/journal.pone.0222657.

