Tulang Rawan Sendi yang Sehat :
- Memiliki permukaan yang halus dan memungkinkan tulang “meluncur” dengan mudah saat bergerak.
- Komposisi padat tetapi tetap fleksibel. Menyerap “beban” (shockbreaker) dan menyebarkan beban ke permukaannya.
- Tidak memiliki sensor rasa sakit.
- Tidak memiliki pembuluh darah.
- Nutrisi dibawa ke tulang rawan oleh cairan sinovial.
- Mampu terpapar beban berat dalam jangka waktu lama (misalnya, saat kehamilan)
Contoh lainnya: saat proses berjalan, beban tubuh akan bergantian menekan lutut. Lutut akan saling menekan dan mengakibatkan cairan sinovial masuk ke kapsul sendi. Setelah beban tubuh dilepas, tulang akan menghisap kembali cairan sinovial dari area sekitarnya. Pembebanan bergantian pada sendi diperlukan agar tulang rawan tetap aktif dan menjadi sehat.

Perbedaan Sendi Sehat VS OA

Yuk kita simak artikel Emi-Ducation lainnya!
- Chen D, Shen J, Zhao W, et al. Osteoarthritis: toward a comprehensive understanding of pathological mechanism. Bone Res. 2017; 5: 16044. DOI: 10.1038/boneres.2016.44
- Haq I, Murphy E, Dacre J. Osteoarthritis. Postgraduate Medical Journal.2003;79:377-383.
- Kan HS, Chan PK, Chiu KY, et al. Non-surgical treatment of knee osteoarthritis. Hong Kong Med J 2019 Apr;25(2):127–33. DOI: https://doi.org/10.12809/hkmj187600
- Jönsson T, Eek F, Dell'Isola A, et al. The better management of patients with osteoarthritis program: outcomes after evidence-based education and exercise delivered nationwide in Sweden. PLoS One. 2019 Sep 19;14(9):e0222657. DOI: 10.1371/journal.pone.0222657.

