Setelah Anda menempatkan tubuh Anda berlatih selama berbulan-bulan dengan jarak tempuh yang lebih tinggi, kerja cepat, latihan kekuatan dengan memperhatikan nutrisi Anda serta kemudian mendorong diri Anda tepat ke batas fisik Anda sejauh 21 – 42 km. Untuk memaksimalkan latihan Anda, pelari harus menekankan Recovery setelah race. Apapun hasilnya, banggalah pada diri sendiri. You can learn from every race. Beberapa tips untuk pasca-maraton:
- Mengisi kembali karbohidrat. Jangan memilih sesuatu yang sangat tinggi gula atau lemak, karena akan menyebabkan sakit perut.

- Minum air putih yang banyak. Walaupun selama race kita minum, tetap akan mengalami sedikit dehidrasi.

- Keep muscles loose. Peregangan teratur adalah langkah kunci lain untuk pemulihan pasca lari. Dapat dilakukan dengan menggunakan foam roller atau dengan melakukan pemijatan.

- Istirahat. Biarkan tubuh recover. Tubuh membutuhkan istirahat; jika tidak, masalah seperti cedera, kelelahan, penurunan kinerja, dan penekanan kekebalan dapat terjadi.

- Mulailah merencanakan maraton berikutnya. Tinjau pelatihan dan tentukan apa yang bekerja dengan baik dan apa yang menimbulkan masalah. Karena pengalaman adalah guru terbaik.

Ingatlah bahwa pemulihan adalah proses yang dipersonalisasi, dan penting untuk mendengarkan isyarat tubuh Anda. Tubuh setiap individu merespons secara berbeda, jadi sesuaikan tips ini sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda sendiri.
Mari kita simak artikel Emi-Ducation lainnya!
- Cleveland Clinic. 2020. Marathon Preparation. Available on https://my.clevelandclinic.org/health/articles/8930-marathon-preparation
- Abbott. 2023. 6 Tips for Race Recovery . Available on https://www.abbott.com/corpnewsroom/nutrition-health-and-wellness/6-tips-for-race-recovery.html#:~:text=Rest%2C%20ice%2C%20compression%2C%20elevation%20can%20help.%22&text=After%20a%20strenuous%20race%2C%20Sheehy,stretching%20after%20his%20last%20marathon.

