Berlari setelah usia 50 tahun dapat menjadi cara yang baik untuk meningkatkan kebugaran kardiovaskular, tetapi berlari pada usia diatas 50 tahun juga dapat menyebabkan cedera yang serius apabila tidak disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Untuk itu diperlukan perhatian yang khusus, tips yang dapat dilakukan adalah:
- Know your limits
Sebelum memulai program lari, penting untuk memahami beberapa efek fisik dasar dari penuaan. Kebugaran fisik biasanya mencapai puncaknya pada usia 20-an dan 30-an. Seiring bertambahnya usia, beberapa perubahan dapat terjadi: daya tahan jantung menurun, serat otot menyusut, kekuatan koordinasi dan keseimbangan juga menurun. Sehingga, dalam melakukan olahraga lari di usia 40-an dan 50-an kita harus memiliki pola pikir dengan berlatih secara benar dan bekerja lebih cerdas daripada bekerja lebih keras. - Increase Your Effort Gradually
Penting untuk berhati-hati dalam meningkatkan waktu dan intensitas latihan. Sehingga mulailah berlari dengan perlahan untuk meminimalkan risiko cedera. Perlu diingat bahwa latihan dan olahraga harus disesuaikan secara individual, dan sesuai tujuan individu tersebut. - Improve Your Balance
Jika memiliki keseimbangan yang baik, anda cenderung tidak jatuh dan lebih bisa mendapatkan kembali keseimbangan anda. Meningkatkan keseimbangan dapat dilakukan dengan berdiri dengan satu kaki (dan kaki bergantian) selama 30 detik, melakukan gerakan yoga, dll. - Prevent Injury
Pencegahan cedera dapat dilakukan seperti menggunakan foam roller, istirahat cukup, regular massages, dan melakukan latihan penguatan otot. - Take Time to Recover
Yang harus diingat adalah seiring bertambahnya usia, memang butuh waktu lebih lama untuk pulih dari cedera. Sehingga dengarkan tubuh anda, istirahatlah dan berlari, dan konsultasi ke dokter jika mengalami nyeri terkait cedera. - Practice Flexibility
Pastikan melakukan pemanasan yang benar sebelum berlari, karena seiring bertambahnya waktu, otot dan tendon setiap orang akan berkurang elastisitasnya sehingga diperlukan peningkatan fleksibilitas. - Healthy Diet and Regular Water Hydration
Pilih makanan sehat, buah dan sayuran yang kaya akan antioksidan. Kurangi gula dan karbohidrat. Minumlah air secara teratur.
Yuk kita simak artikel Emi-Ducation lainnya!

