Program Manajemen yang lebih baik untuk Pasien Osteoarthritis

Osteoartritis (OA) lutut dan pinggul diperkirakan sebagai penyumbang kecacatan global ke-12 tertinggi. OA adalah penyebab kecacatan yang tumbuh paling cepat di seluruh dunia, didorong oleh populasi orang lansia yang semakin banyak dan meningkatnya insiden cedera terkait obesitas dan olahraga.

Penanganan lini pertama untuk penderita osteoarthritis adalah edukasi, olahraga, dan penurunan berat badan (bila perlu). Sedangkan operasi penggantian sendi total hanya boleh dipertimbangkan bila penanganan lini pertama tidak lagi memberikan hasil yang memuaskan. Sayangnya, ada perbedaan rasio antara penanganan yang seharusnya direkomendasikan kepada pasien dengan apa yang diterima pasien pada kenyataannya. Hanya <50% orang dengan OA yang menerima penanganan lini pertama.

konten13

Jurnal penelitian diatas mengevaluasi program manajemen mandiri berbasis edukasi dan latihan fisik terstruktur untuk pasien OA lutut atau pinggul, menggunakan studi data dari 44.634 pasien yang diambil dari sistem pendaftaran Manajemen Lebih Baik Pasien dengan Osteoarthritis (Better Management of Patients with Osteoarthritis – BOA) Swedia. Program BOA dilaksanakan di Swedia pada tahun 2008 dan terbagi dalam tiga jenis penanganan OA:
1) edukasi PT (personal trainer) dan terapis okupasi;
2) edukasi pasien; dan
3) pengumpulan survey yang diisi oleh pasien dan PT sebelum dan sesudah perawatan.

Berikut adalah gambaran program BOA.

lnkjfdsj

Hasilnya, pada observasi setelah 3 bulan penanganan, pasien dengan OA lutut dan pinggul mengalami penurunan gejala OA yang signifikan dan penurunan keinginan untuk menjalani operasi, dengan menggunakan lebih sedikit obat OA dan mengurangi jumlah hari cuti sakit. Hasilnya menunjukkan bahwa program edukasi sebagai penanganan lini pertama untuk pasien OA dapat mengurangi beban yang diakibatkan oleh penyakit ini. Namun, hasil yang baik tersebut cenderung mengalami penurunan signifikansi secara statistik pada observasi penanganan 12 bulan pada faktor efikasi diri, aktivitas fisik, dan kemauan untuk menjalani operasi. Pasien cenderung menjadi bosan dan kehilangan minat dalam menjalani terapi dan latihan fisik sehingga mereka kembali menjadi kurang aktif. Karena itu, perlu ada upaya untuk mengimplementasikan tindakan peningkatan kepatuhan pasien terhadap intervensi dan perubahan gaya hidup. Hal ini diperlukan untuk mempertahankan efek baik dari edukasi dan latihan fisik bila dilakukan dalam jangka waktu yang lama.

Yuk kita simak artikel Emi-Ducation lainnya!

  • Carina A Thorstensson. Better Management of Patients with Osteoarthritis : Development and Nationwide Implementation of an Evidence-Based Supported Osteoarthritis Self-Management Programme . Available on https://onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1002/msc.1085

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top