Shoulder Dislocation

SD1

Pemisahan total pada sendi glenohumeral. Penderita akan mengeluhkan adanya riwayat terjatuh atau trauma pada bahu.  Pada pemeriksaan fisik akan dijumpai kondisi lengan yang tidak dapat digerakkan dengan posisi yang abnormal.

Ada dua macam dislokasi bahu berdasarkan posisi keluarnya bonggol, yaitu:

Dislokasi parsial: hanya sebagian bonggol yang keluar dari rongga persendian

Dislokasi total: seluruh bagian bonggol keluar dari rongga persendian

    • Nyeri hebat di bahu dan lengan atas
    • Rasa nyeri makin terasa saat bahu digerakkan
    • Muncul benjolan di bagian depan atau belakang bahu yang merupakan bonggol persendian
    • Mati rasa atau kesemutan di area leher dan bawah lengan
    • Kejang otot yang sangat menyakitkan
    • Bengkak atau memar

    Dislokasi bahu terjadi ketika lengan dipaksa keluar dan menjauh dari tubuh, seperti saat mengayun lengan atau lengan tertubruk hingga bergerak secara paksa karena tubrukan itu. Bila ligamen dan tulang rusak, bisa terjadi dislokasi berulang. Dislokasi berupa bonggol yang keluar ke depan bahu disebut dislokasi anterior. Sedangkan bila bonggol keluar ke belakang disebut dislokasi posterior. Jenis dislokasi lain adalah ketika salah satu ligamen yang terkoneksi dengan bonggol meregang atau robek.

    Treatment

    • Pertolongan pertama yang dapat dilakukan adalah mempertahankan kondisi bahu agar berada pada posisi yang stabil dan tidak bergerak untuk mengurangi nyeri.
    • Pada dislokasi bahu dapat dilakukan beberapa manuver seperti reduksi bahu yang dilakukan dengan teknik traksi, rotasi eksternal, teknik Stimson atau teknik Milch.
    • Apabila terdapat berbagai kelainan pada otot penyokong struktur bahu, maka pembedahan dapat dipertimbangkan. Pembedahan dapat dilakukan dengan melakukan teknik bedah artroskopik.

    • Shoulder Dislocations Overview. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK459125/.
    • Dislocated shoulder. https://www.nhs.uk/conditions/dislocated-shoulder/
    • Dislocated shoulder. American Academy of Orthopaedic Surgeons. https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases--conditions/dislocated-shoulder/.

    FAQ

    Dislokasi dapat menyebabkan beberapa komplikasi, yaitu seperti kerusakan saraf, otot, ligamen dan pembuluh darah di daerah sekitar sendi bahu yang dislokasi, bahu menjadi tidak stabil sehingga beresiko terjadi dislokasi secara berulang dan robeknya otot, ligamen dan tendon yang memperkuat sendi bahu.

    Dislokasi dan patah tulang adalah dua hal yang berbeda. Patah tulang merupakan   kondisi di mana tulang mengalami perubahan bentuk akibat keretakan atau rusak sepenuhnya. Sedangkan dislokasi adalah pergeseran sendi dimana sendi keluar dari posisi normal.

    Dislokasi tidak boleh dipijat karena akan beresiko terjadi cedera saraf dan pembuluh darah. Sehingga harus ditangani dengan tepat dan oleh tenaga medis profesional.

    Call Us Now

    Scroll to Top